23 November 2009

Aku diduga lagi...

Langkah semakin hilang jejak
Dihembus angin duka
Kini tinggal samar bayangan
Tak bisa lagi berdiri'
Tuk menatang cinta ini
Mengapa harus ku sendiri pertahankan
Cinta yang berdarah ini oh...
Hati masih merindu sedih
Walau hujan berapi
Membakar di bumi hatiku
Andainya putus katamuIngin pergi dariku cuma
Kau menyesali
Segalanya akan aku tempuhi
Biar pun sejuta duri
Menikam bisa hatiku
Menusuk pilu kalbuku
Akan aku teguh berdiri lagi oh..
Biarkanlah diriku sendiri
Hadapi kelukaan ini'
Kan ku sambut airmata ini
Walaupun pedihnya tiada terperi
Langkah semakin hilang jejak
Dihembus angin luka
Kini tinggal samar bayangan
Andainya putus katamu pergi
Tinggalkan daku cuma
Usahlah kau menyesali lagi
Masa kawan aku nyanyi lagu tu tempoh hari, hati aku btl2 tersentuh..Aku diduga lagi dengan satu dugaan yg aku rasakan cukup berat bt aku...Ya Allah, kenapa dugaan ini yg kau berikan padaku..sesungguhnya aku terlalu lemah utk menanggungnya..Kenapa dulu aku x pernah menghargai org yg aku cintai...jarak dan masa..itu lah cabaran aku dan dia namun itu sumer kami dapat harunginya..aku terlalu percayakan dia..tp aku juga kesunyian dan memerlukan teman..begitu juga dirinya..aku amat paham, dan sebab itu aku merelakannya memiliki teman kerana dia x pernah melupakan aku..Namun apalah daya aku jika dirinya jatuh cinta dengan org lain...dan sesungguhnya dia berhak dan dia mampu..keputusannya utk memiliki perempuan itu btl2 membuat aku terluka..terlalu terluka.namun bila dia memberi aku 1 alasan, akhirnya aku dpt menerimanya wlpn hati aku terluka...Janjinya tidak akan sesekali melupakan diriku,dan tidak akan meninggalkan aku walau apa pn yg terjadi,akan aku pegang erat..namun sampai bila kah dia akan berpegang pada janjinya itu?..Dan andai sudah ditakdirkan jodoh aku dgn dia, sanggup kah aku berkongsi kasih?...Andai aku sanggup sekalipun,bagaimanakah dengan perasaan org tua aku..pasti ada hati yg akan terluka nanti...sanggupkah aku melukai hati org tua aku demi cinta dan kebahagian yg aku sendiri tidak pasti akan aku miliki..Namun niat aku cuma 1..aku mencari kebahagian diri aku..semua teman2 aku menasihati aku supaya melupakan saja dirinya..kalau lah semudah itu aku boleh melupakan, sudah pasti aku tidak dalam dilema begini...Sesungguhnya aku harus meyakinkan ibu bapa aku, tp bagaimana?....pasti aku mendapat tentangan hebat nt..Salahkah keputusan aku ni?...Buat Mak, Ayah, Kakak, Adik2 ku, dan juga Teman2ku...Maafkan aku..sesungguhnya aku tewas dalam perasaan aku sendiri..Andai keputusan ini yang aku pilih, bermakna aku harus bersedia untuk menempuh jalan hidup yang derita..dan sudah pasti air mata akan menemani aku sepanjang hayat aku..namun aku percaya, apa yg berlaku nanti pasti ada hikmahnya..bt teman2 aku sume, terima kasih sebab kalian tidak jemu2 mendengar luahan hati aku, juga tidak jemu2 menasihati aku..bukan aku tidak mendengar segala nasihat kalian semua, tapi aku kalah dengan perasaan aku, dengan cinta aku dan aku kalah dengan pujuk rayu nya...Ya Allah, Jika ini lah yg engkau telah tentukan untuk aku, aku redha..sesungguh nya engkau maha berkuasa Ya Allah..Buat mak dan ayah aku, aku memohon restu agar di permudah kan segala perjalanan hidup aku nanti...

No comments:

Post a Comment